“Dengan turun langsung sebagai pengemudi, kami jadi bisa melihat sendiri
bagaimana kondisi di lapangan sebenarnya. Mulai dari menerima order,
bertemu penumpang, sampai menjalankan aplikasi, semuanya kami rasakan
langsung. Dari situ, Maxim bisa tahu apa saja yang perlu tingkatkan demi
kualitas layanan yang semakin baik ke depan,” ujar Dirhamsyah.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan seluruh sistem Maxim berjalan
dengan baik, termasuk fitur verifikasi wajah sebagai upaya peningkatan
keamanan. Namun demikian, Maxim menegaskan akan ada sosialisasi lebih
lanjut guna peningkatan literasi mitra pengemudi terkait penggunaan
fitur tersebut.
Sementara itu, Dirhamsyah menyampaikan bahwa layanan Bike Sangat Hematmendapat respons positif dari masyarakat. Dengan tarif yang sangatterjangkau, layanan ini dinilai relevan dengan kebutuhan pengguna yang memanfaatkan Maxim sebagai penghubung menuju moda transportasi umum lain, misalnya saja commuter line atau LRT.
Dirhamsyah menegaskan bahwa langkah turun langsung ke lapangan menjadi
sangat penting agar Maxim memahami tantangan yang dihadapi pengemudi dan
penumpang secara menyeluruh, sehingga evaluasi dan peningkatan layanan
dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Kedepannya, program ini akan
dilakukan berkala sehingga layanan Maxim dapat terus berkembang seiring
dengan dinamika kebutuhan pengemudi dan penumpang. (bam)

