IPOL.ID – Presiden Rusia Vladimir Putin menilai pembatasan baru terhadap Kuba tidak dapat diterima.
“Kita berada dalam periode khusus sekarang, dengan sanksi baru. Anda tahu bagaimana perasaan kami tentang ini. Kami tidak akan menerima hal seperti itu,” kata Putin selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez Parrilla, mengutip Sputnik, Rabu (18/2/2026).
Untuk dukungan itu, Kuba menyatakan berterima kasih. “Kami berterima kasih kepada kepemimpinan Rusia atas solidaritasnya di tengah pengetatan blokade dan pengepungan energi terhadap negara kami,” kata Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez Parrilla.
“Saya khususnya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda (Presiden Rusia Vladimir Putin) dan Pemerintah Rusia, termasuk Menteri Luar Negeri (Sergey Lavrov), atas solidaritas Rusia yang ditunjukkan dalam menghadapi pengetatan blokade terhadap Kuba dan pengepungan energi, yang menyebabkan penderitaan bagi rakyat kami dan menciptakan kondisi yang sangat sulit bagi perekonomian kami,” kata menteri tersebut saat bertemu dengan Putin. (ahmad)
