Pertama, kegiatan keagamaan yang meliputi Melasti, Tawur Agung Kesanga, Nyepi, dan Ngembak Geni. Kedua, kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Ketiga, festival budaya dan pendidikan. Keempat, parade ogoh-ogoh dan Dharma Santi.
Seluruh rangkaian acara akan digelar di sejumlah wilayah Jakarta, termasuk Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Beberapa agenda penting dalam rangkaian Nyepi 2026 antara lain:
1. Melasti pada 15 Maret 2026 di Pura Segara
2. Tawur Agung Kesanga pada 18 Maret 2026 di Pura Aditya Jaya
Puncak perayaan Nyepi akan ditandai dengan Catur Brata Penyepian, yang dijalankan umat Hindu melalui empat pantangan utama: amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).
Rencana pemasangan penjor di Bundaran HI menjadi simbol kuat keberagaman dan toleransi di Jakarta. Kawasan yang selama ini identik dengan perayaan malam tahun baru dan berbagai agenda nasional itu akan menghadirkan sentuhan budaya Bali sebagai bagian dari kekayaan Indonesia.

