“Perkara ini ada dasarnya, harusnya pelaporan ini polisi-lah yang menentukan sikap atas perkara ini. Klien kami malah diframing negatif. Dasarnya apa?”.
Bahkan, saat pihaknya ingin mengonfirmasi, terkait penyebaran isu dugaan pemerkosaan itu mau di takedown jika kliennya RB mau mengaku.
“Kami tegaskan, klien kami tidak melakukan hal seperti yang dituduhkan seperti isu yang di upload ke media sosial pada Februari 2026, kami menghargai penyelidikan atas kasus oleh polisi,” tegas Bryand Ery.
Setelah menempuh jalur hukum, lanjut dia, pihaknya menyerahkan kasus sepenuhnya kepada pihak penyidik untuk bersikap adil karena pihaknya sangat menghormati hukum.
“Klien kami (RB) kooperatif, datang di BAP polisi”.
Diungkapkannya, dalam video beredar dan BAP, kejadian dituduhkan itu tahun 2017. Bahkan RB menikah di tahun yang sama dan CR ketika itu mengjadiri acara pernikahan RB. “Itu faktanya, ada pendekatan psikologis. Korban mana yang masih mau melihat wajah yang sudah dituduhkan datang ke acara pernikahan klien kami. Kami transparan loh,” tandasnya.

