“Saya rasa pembinaan kita tetap berjalan. Pelatnas junior juga berjalan dengan baik. Ini bagian dari regenerasi. Sekarang kita lihat banyak pecatur cilik mulai menunjukkan prestasi yang membanggakan,” jelasnya.
Eka menyebut Irene sebagai sosok bersejarah bagi Indonesia karena menjadi grandmaster wanita pertama Tanah Air. Menurutnya, perjalanan karier Irene penuh perjuangan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Perjalanannya sangat panjang,” ucap Eka. “Prestasi-prestasi hebatnya tercatat jelas. Yang saya lihat, Irene ini salah pecatur yang sangat berani. Ke mana pun dia pergi, dia berani sendiri sehingga tidak ada hambatan. Hal ini yang sering menjadi tantangan bagi pemain kita ketika ke luar negeri,” katanya.
Eka menambahkan, selain itu kemampuan Irene beradaptasi dan berkomunikasi dengan pecatur papan atas dunia menjadi nilai lebih. Saat ini, Irene juga terlibat dalam aktivitas catur di St. Louis, Amerika Serikat, yang dikenal sebagai pusat catur dunia.

“Di St. Louis itu semua pemain top dunia ada. Tentu keberadaan Irene di sana memberi manfaat juga bagi Indonesia,” ujar Eka.
