IPOL.ID – Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik berkekuatan magnitudo (M)5,4 pada Selasa (3/2/2026). Guncangan dirasakan masyarakat di Daerah Amahai, Maluku Tengah, Dawelor Dawera, hingga Pulau-Pulau Babar, Maluku Barat Daya.
Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono menerangkan bahwa hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,4.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,72° LS ; 129,96° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 203 Km arah barat laut Saumlaki, Maluku pada kedalaman 172 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Banda,” kata Daryono dalam keterangannya Selasa.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa tersebut menimbulkan guncangan di Daerah Amahai, Maluku Tengah; Dawelor Dawera, Pulau-Pulau Babar, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas III – IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).
