“Infonya bulan ini akan masuk lagi 550 ekor (sapi). Kami juga melakukan buffer stok 300 ton per bulan. Untuk amannya itu di angka untuk kecukupan tiga bulan ke depan,” kata Afan.
Adapun stok daging sapi di Jakarta sebanyak 90 persen berasal dari luar ibu kota melalui mekanisme kerja sama antardaerah, BUMD, BUMN, dan swasta, hingga impor. Ini mengingat Jakarta bukanlah daerah produsen.
Sementara itu, kebutuhan daging sapi di Jakarta bisa mencapai 73.100 ton dalam setahun. Sedangkan konsumsi per kapita daging sapi berada pada kisaran 2,3-5 kg per tahun. (bam)
