IPOL.ID – Ibu kandung dari remaja 13 berinisial NS yakni Lisnawati mendatangi kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026).
Kedatangan Lisnawati untuk meminta perlindungan usai menerima teror dari nomor telepon misterius dalam beberapa hari terakhir.
Sebagai informasi, NS merupakan remaja yang diduga tewas usai disiksa oleh ibu tirinya bernama Teni Ridha Shi, 47, di Sukabumi, Jawa Barat.
Sebelum meninggal, NS diduga disiksa oleh Ibu tirinya dengan cara dicekoki air panas hingga mengalami pembengkakan di organ tubuhnya.
Meski mendapat perawatan medis, tapi nyawa NS tidak bisa diselamatkan oleh dokter.
Lisnawati didampingi oleh Tim Kuasa Hukum dan Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka membuat permintaan perlindungan di LPSK.
Kuasa Hukum Lisnawati, Krisna Murti mengatakan, kliennya dalam beberapa hari terakhir banyak menerima telepon dan pesan tidak jelas.
“Di telepon sekadar bicara kamu tinggal di mana, dan nanya segala macam,” ujar Krisna pada awak media di LPSK, Jumat.

