IPOL.ID-Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji area 8.028-8.102, sekaligus menutup celah (gap) pergerakan harga.
Meski demikian, menurutnya, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi yang dapat membawa IHSG turun ke kisaran 7.785-7.904.
“IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 8.028-8.102, namun tetap perlu mewaspadai potensi koreksi ke area 7.785-7.904,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.712, 7.547 dan resistance 8.214, 8.354 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ARCI, BBCA, HRUM, dan JPFA.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham masih berpotensi melemah apabila hari ini bergerak di bawah garis resistance dan SMA-60, dengan target penurunan ke support Fibonacci 7.785 hingga 7.617.
Namun, jika IHSG mampu menembus level 8.162, kata dia, peluang kenaikan terbatas terbuka menuju resistance 8.377.
