Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Indonesia Kembangkan Propelan Roket Padat Berbasis HTPB demi Kemandirian Teknologi Antariksa
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Indonesia Kembangkan Propelan Roket Padat Berbasis HTPB demi Kemandirian Teknologi Antariksa
Tekno/Science

Indonesia Kembangkan Propelan Roket Padat Berbasis HTPB demi Kemandirian Teknologi Antariksa

Iqbal
Iqbal Published 04 Feb 2026, 23:25
Share
3 Min Read
Falcon Heavy Roket dari Space X. Foto: Spacex
Falcon Heavy Roket dari Space X. Indonesia kembangkan roket antariksa. Foto: Spacex
SHARE

IPOL.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat penguasaan teknologi kedirgantaraan nasional melalui pengembangan propelan roket padat berbasis Hydroxyl-Terminated Polybutadiene (HTPB).

Propelan merupakan komponen utama roket yang memungkinkan terciptanya gaya dorong berdasarkan prinsip aksi-reaksi Newton, yakni dorongan gas ke belakang yang menghasilkan gerak ke depan.

Hal tersebut disampaikan Peneliti Ahli Pertama Pusat Riset Teknologi Roket BRIN, Hamonangan R. Sitompul, dalam Talkshow Kelas Periset Edisi #11 bertajuk Mengenal Bahan Bakar Roket: Polimer Propelan, HTPB, dan Arah Inovasinya di Masa Depan, di Serpong, melansir Rabu (4/2/2026).

Dirinya menjelaskan, dalam dunia kedirgantaraan, gaya dorong roket dapat dihasilkan melalui berbagai mekanisme, mulai dari pembakaran dan ekspansi gas berkecepatan tinggi hingga teknologi berbasis listrik. Berdasarkan bentuk dan sistem kerjanya, pengelompokkan propelan dibagi menjadi propelan padat, cair, hibrida, dan elektrik. Salah satu implementasi propelan padat, menurutnya telah diaplikasikan pada roket RX-100 yang diuji terbang di Pantai Santolo, Garut, dengan capaian impuls spesifik hingga 240 detik.

Baca Juga

Ilustrasi, gempa magnitudo 5,6 mengguncang Pantai Selatan Bengkulu Utara, Sabtu pagi. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Foto: Istock @deliormanli
Indonesia Ungkap PUMMA, Alat Pemantau Tsunami Buatan dalam Negeri
BRIN Sulap Gas Metana TPA Jadi Sumber Energi
BRIN dan Pemprov Banten Kolaborasi Kembangkan Mobile Clinic Berbasis Telemedicine

Lebih lanjut Hamonangan mengungkapkan, propelan padat banyak digunakan karena sistemnya relatif sederhana, aman, dan mudah disimpan. Namun demikian, propelan jenis ini memiliki keterbatasan dalam pengaturan daya dorong. Sebaliknya, propelan cair menawarkan fleksibilitas lebih tinggi karena dapat dinyalakan ulang, meski membutuhkan sistem yang kompleks dan penanganan berisiko tinggi. Untuk menjembatani kedua karakteristik tersebut, propelan hibrida dikembangkan dengan mengombinasikan bahan bakar padat dan oksidator cair guna meningkatkan aspek keselamatan dan kendali dorong.

Ia menekankan,  riset propelan padat saat ini difokuskan pada pengembangan material pengikat HTPB. “Material ini berperan penting dalam menjaga kekuatan mekanik, elastisitas, stabilitas pembakaran, serta ketahanan propelan selama penyimpanan dan penggunaan. Selain HTPB, BRIN juga mengembangkan material alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti Hydroxyl-Terminated Natural Rubber (HTNR) dan Glycidyl Azide Polymer (GAP).”ujarnya.

Tidak hanya itu, riset ini juga diarahkan pada pengembangan propelan elektrik High Performance Green Propulsion (HiPEP) berbasis Hydroxylammonium Nitrate (HAN) yang menawarkan kendali dorong presisi dengan emisi yang lebih bersih. Upaya peningkatan kualitas HTPB melalui proses photo-Fenton serta eksplorasi polimer termoplastik turut menjadi bagian dari strategi riset untuk menghasilkan propelan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Melalui pengembangan propelan roket berbasis material maju ini, BRIN berharap dapat memperkuat ekosistem riset antariksa nasional sekaligus mendukung kemandirian teknologi roket Indonesia di masa depan. (ahmad)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: antariksa, brin, Propelan Roket
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article satpam kemenag Alhamdulillah, Gaji 358 Satpam dan Cleaning Service di Kemenag Naik
Next Article SIM Keliling. Foto: Ist Lengkap! Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini di 5 Titik

TERPOPULER

TERPOPULER
olahraga drUMZ
Olahraga

Hasil Drawing ASEAN Club Championship Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Siap Menyala di Panggung Asia Tenggara

Jakarta Raya
Duduk Perkara Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Berawal dari Klakson
07 Jun 2026, 21:17
Olahraga
Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 bergulir, UPH Langsung Tancap Gas, Juara Bandung Keok
07 Jun 2026, 20:54
Headline
TNI AD Bantah Rumor Viral Prajurit Terlibat LGBT
07 Jun 2026, 20:51
Ekonomi
BRImo Permudah Registrasi Nasabah di 15 Negara, Buka Rekening Kini Semakin Fleksibel
07 Jun 2026, 18:18
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?