“Dalam banyak hal yang berkaitan dengan fiqih dan khilafiah, sudah lama terjadi perbedaan di kalangan umat muslim. Sehingga dibutuhkan kedewasaan, arif bijaksana, sabar dan membuka wawasan disertai dengan adanya motivasi untuk terus belajar dan mengkaji ilmu pengetahuan. Sebab ilmu Allah itu memang sangat luas dan tak terbatas,” ujarnya.
Seiring dengan penetapan 1 Ramadan pada hari Rabu mendatang, jemaah An-Nadzir akan mulai melaksanakan salat Tarawih pada Selasa (17/2) malam.
Jemaah dipersilakan melaksanakan Tarawih berjamaah selama tiga malam pertama Ramadan, sementara malam-malam berikutnya dapat dilaksanakan secara infiradi atau sendiri di wilayah masing-masing.
“Bagi yang ingin melaksanakan salat Tarawih berjamaah, dipersilahkan mulai Selasa malam 17 Februari 2026 hingga 3 malam ke depan di daerahnya masing-masing dan sesudahnya dilaksanakan secara infirodi (sendiri),” katanya. (far)
