Adapun pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pemasangan jari-jari penahan sebagai penguat konstruksi utama, pengecoran pondasi sayap untuk memperkokoh struktur penopang, serta pengecatan tiang besi B1 guna meningkatkan daya tahan material. Seluruh tahapan dilakukan dengan mengedepankan standar kualitas dan faktor keamanan konstruksi.
Warga Desa Burni Bius, Murdani (50), menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan tersebut. “Kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini kalau air sungai naik, kami harus memutar cukup jauh untuk ke kebun atau ke kampung sebelah. Dengan adanya jembatan gantung ini, tentu akan sangat membantu aktivitas kami sehari-hari. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu,” ungkapnya.
Dengan progres yang telah melampaui 50 persen, pembangunan Jembatan Gantung Dusun Gantung Langit optimistis dapat rampung sesuai jadwal dan segera memberikan manfaat nyata bagi peningkatan konektivitas serta kesejahteraan masyarakat Desa Burni Bius dan sekitarnya. (Yudha Krastawan)

