IPOL.ID – Harapan Persija Jakarta untuk memangkas jarak di jalur perburuan gelar juara Super League 2025/26 menemui jalan terjal. Kekalahan 0-2 dari Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin (9/2), memaksa tim berjuluk Macan Kemayoran ini tertinggal semakin jauh dari sang rival abadi sekaligus pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Hasil minor pada pekan ke-20 tersebut membuat selisih poin Persija dengan Persib kini melebar menjadi enam angka.
Kendati begitu, pelatih Persija Mauricio Souza, menolak untuk mengibarkan bendera putih. Pelatih asal Brasil tersebut menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah membenahi internal ketimbang mengkhawatirkan perolehan poin tim lawan.
“Terkait selisih 6 poin dengan Bandung (Persib), kami hanya fokus pada diri sendiri. Laga ini memang sangat penting karena tim di atas kami menang. Kompetisi masih panjang,” kata Souza, Rabu (11/2).
Souza juga menaruh harapan besar pada kontribusi pemain anyar yang didatangkan pada bursa transfer paruh musim. Persija tercatat cukup agresif dengan merekrut tujuh pemain, terdiri dari empat lokal dan tiga asing, guna memperkuat kedalaman skuad.
