“Kami menindak menggunakan ETLE Mobile dengan cara mencapture langsung kendaraan yang melanggar. Selain penilangan elektronik, sebagian pelanggar juga diberikan teguran dan diminta bersumpah serta berjanji sesuai agama masing-masing agar tidak mengulangi pelanggaran di kemudian hari,” ungkap Sunaryo di lokasi razia di kawasan Halim Lama, Senin.
Menurutnya, Operasi Keselamatan Jaya 2026 digelar untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
Operasi ini berlangsung hari ini sampai 15 Februari 2026 mendatang. Namun, dia belum bisa membeberkan jumlah pelanggar karena masih proses razia sampai sore hari nanti.
Sunaryo mengaku, sempat terjadi aksi kucing-kucingan antara petugas gabungan dengan sejumlah pengendara.
“Ada beberapa pelanggar terlihat berusaha kabur saat melihat ada razia,” katanya.
Sementara, salah satu pelanggar lalu lintas, Zulkifli, mengakui dirinya salah dan berjanji tidak akan mengulangi pelanggaran.
Bahwasanya, dia tadi mendapat imbauan dari aparat gabungan agar mematuhi rambu-ranbu dan aturan demi keselamatan diri.
