Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah mengambil langkah konkret untuk mempercepat pembangunan. Pemkab menyediakan lahan dan memastikan legalitasnya, mengoordinasikan pemasangan listrik, serta menjamin ketersediaan air bersih di lokasi. Seluruh perangkat daerah telah diinstruksikan untuk bekerja terpadu agar pembangunan huntap ini tepat waktu dan tepat sasaran.
“Bagi kami, hunian tetap ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol hadirnya negara dan pemerintah daerah dalam mengembalikan rasa aman, martabat, dan harapan masyarakat. Kami akan terus mengawal proses ini hingga masyarakat benar-benar dapat menempati hunian yang layak dan menjalani kehidupan yang lebih sejahtera,” tegas Bupati.
Hunian tetap ini dibangun dengan struktur, dinding, dan atap berbahan baja galvanis yang tahan karat dan tahan gempa. Keunggulannya terletak pada sistem knock down atau Rumah Bangun Cepat, sehingga proses konstruksi lebih efisien. Setiap unit juga dilengkapi dua kasur, meja makan, kursi, televisi, serta kamar mandi dengan fasilitas lengkap.
