Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan Kristen dan gereja perlu terus diperkuat agar pendidikan Kristen dapat menjadi kesaksian yang relevan di tengah masyarakat. “Kami berharap rangkaian program ini menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat kompetensi, spiritualitas, dan semangat pelayanan para guru, sehingga pendidikan Kristen semakin nyata memberi kontribusi bagi masa depan Indonesia,” ujarnya.
Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR, Adri Lazuardi, juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran BPK PENABUR, khususnya para Guru BPK PENABUR, yang telah bersedia berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik dalam rangkaian program PENABUR Berbagi. “Komitmen dan semangat pelayanan para guru menjadi teladan nyata dalam menghadirkan pendidikan Kristen yang bermutu, relevan, dan berdampak bagi gereja serta bangsa,” tutup Adri Lazuardi.
Sementara Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, S.Th., S.Fil., M.A. menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan PENABUR Berbagi Pelatihan ke-2 sebagai bagian dari rangkaian program penguatan pendidikan Kristen yang sejalan dengan panggilan gereja di bidang pendidikan. PGI menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu bentuk kesaksian gereja di tengah masyarakat.“PGI memandang pendidikan Kristen sebagai pelayanan gereja yang strategis dalam membangun manusia Indonesia seutuhnya.
