Lebih jauh, Deri membuka peluang bagi pihak yang ingin menyampaikan keberatan atau sanggahan atas hasil pendaftaran, namun menurutnya hal itu harus didukung dasar hukum yang jelas dan disampaikan dalam jangka waktu yang ditetapkan panitia.
Sementara itu, Ardian Fajar Prastyawan, yang kini menjadi satu-satunya calon yang terdaftar, menyampaikan optimisme dan komitmennya untuk membawa HIPMI Depok menjadi organisasi yang kuat serta menjadi mitra strategis dalam pembangunan ekonomi lokal. Ia pun siap berkolabirasi menjadi mitra strategis untuk semua elemen.
Sebagaimana dalam pernyataannya sebelumnya, Ardian mengaku dapat dukungan dari berbagai pihak termasuk DPRD Kota Depok. Hal ini menjadi modal besar untuk menghadapi Muscab nanti.
“HIPMI harus sejalan dengan program Pemerintah Kota Depok. Dengan Key Performance Indicator (KPI) yang jelas, kolaborasi ini bisa benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi dan kewirausahaan masyarakat,” tegas Ardian saat menghadiri pertemuan dengan beberapa pemangku kepentingan, Senin (2/2/2026).
