IPOL.ID- Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Atalia Praratya, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Peristiwa tersebut menjadi pengingat serius bahwa kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan masih menimbulkan dampak sosial yang sangat berat, terutama bagi anak-anak.
“Atas nama kemanusiaan, kita semua tentu berduka. Peristiwa ini harus menjadi refleksi bersama bahwa kemiskinan tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga pada kondisi psikologis anak dan relasi dalam keluarga,” ujar Atalia.
Sebagaimana diberitakan media, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun berinisial YBR, siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri.
Sebelum meninggal, korban sempat menulis surat kepada ibunya dalam bahasa daerah Bajawa yang mengungkapkan kekecewaan karena tidak dibelikan perlengkapan sekolah berupa buku tulis dan pulpen.
