Sebelumnya, dalam agenda kunjungan ke Washington DC, Presiden Prabowo menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace) bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, serta para pemimpin negara anggota lainnya. Di sela agenda tersebut, Prabowo juga melakukan pertemuan bilateral dengan Trump.
Dalam konferensi pers yang disampaikan di Washington DC, disebutkan bahwa Prabowo menjadi satu-satunya kepala negara yang memperoleh kesempatan pertemuan bilateral dengan Presiden AS di tengah padatnya agenda pertemuan multilateral.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan penting di bidang perdagangan. Pemerintah AS sepakat menurunkan tarif dagang terhadap Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen. Selain itu, sebanyak 1.819 produk unggulan Indonesia—di antaranya kakao, minyak kelapa sawit, dan kopi—mendapatkan fasilitas tarif nol persen.
Hasil diplomasi tersebut dinilai sebagai capaian signifikan dalam memperkuat hubungan ekonomi kedua negara sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Amerika Serikat. (bam)

