IPOL.ID- Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) makin mantab sebagai pimpinan klasemen setelah sukses mengalahkan Jskarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (27-25, 19-25, 25-20, 25-21) dalam lanjutan putaran kedua Proliga 2026, di GOR Utama, Bojonegoro, Minggu (15/2/2026).
Dengan kemenangan itu JPE sudah mengantongi delapan kemenangan dari sebelas laga dan sudah memastikan tampil di babak final four
Mengawali laga, JPE langsung menurunkan kekuatan penuh termasuk duet legiun asing Iana Shcherban dan Wilma Salas, serta bintang timnas Megawati Hangestri. Meski sempat tertinggal 7-8 di awal, JPE bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 11-9.
Tekanan dari spike keras Yonkaira Pena sempat membawa Popsivo unggul jauh 18-15, memaksa Karsioglu mengambil time out. Drama terjadi di penghujung set saat Popsivo mencapai set point terlebih dahulu. Namun, ketenangan Megawati dkk memaksa terjadinya deuce hingga akhirnya JPE menutup set pembuka dengan skor tipis 27-25.
Memasuki set kedua, Arsela Nuari dkk langsung tancap gas dengan keunggulan cepat 8-4. Meski JPE sempat menyamakan kedudukan 10-10, tembok pertahanan Popsivo terbukti sulit ditembus. Beberapa serangan Megawati berhasil diredam oleh blok rapat pemain Popsivo. Dominasi Arsela Nuari membawa tim Korps Bhayangkari ini menjauh 21-15 dan menutup set kedua dengan 25-19, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tensi pertandingan memuncak di set ketiga dengan aksi saling kejar angka yang sangat ketat hingga poin kembar 20-20. Dalam situasi krusial, JPE menunjukkan mentalitas juara. Mereka berhasil lepas dari tekanan dan mencapai set point 24-20. Sebuah spike keras dari Megawati memastikan JPE unggul kembali dengan skor 25-20.
Percaya diri tinggi menyelimuti skuad JPE di set keempat. Mereka langsung memimpin 12-8 dan terus melaju hingga margin lebar 19-11. Meski Bhethania De La Cruz sempat mencoba memangkas jarak, fokus pemain Popsivo tampak mulai goyah. JPE sempat mencapai poin 24-16, namun Popsivo memberikan perlawanan terakhir hingga skor 24-21. Lagi-lagi, Megawati menjadi sosok penentu yang menghentikan perlawanan lawan dengan poin terakhir 25-21.
