IPOL.ID– Ada suasana berbeda di dalam armada PT Transportasi Jakarta selama Ramadan 1447 Hijriah. Untuk pertama kalinya, penumpang diperbolehkan menyantap makanan dan minuman ringan saat azan maghrib berkumandang, meski masih berada di tengah perjalanan.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi para pekerja dan pengguna transportasi umum yang kerap terjebak kemacetan menjelang waktu berbuka.
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk empati perusahaan terhadap kebutuhan pelanggan yang menjalankan ibadah puasa.
“Kami ingin memastikan pelanggan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, termasuk saat waktu berbuka tiba di tengah perjalanan. Namun kami tetap mengajak pelanggan menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama,” ujar Ayu, Rabu (18/2/2026).
Meski memberikan kelonggaran, TransJakarta menetapkan sejumlah aturan ketat. Penumpang hanya diperbolehkan mengonsumsi air minum dan makanan ringan seperti kurma atau roti kecil. Makanan berat tetap dilarang demi menjaga kenyamanan bersama.

