Proses rehabilitasi dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat setempat dengan dukungan material seperti semen, pasir, kerikil, dan cat minyak. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, tanpa kendala berarti.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa selesainya rehabilitasi jembatan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat konektivitas wilayah.
“Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).
Dengan kembali difungsikannya Jembatan Gantung Perintis Garuda, mobilitas warga Desa Dogang dan sekitarnya kini semakin lancar serta lebih aman dalam mendukung aktivitas sehari-hari. (Yudha Krastawan)

