“Pak Pram dan Pak Rano telah menunjukkan keseriusan dalam menjalankan amanah itu,” terangnya.
Riano berharap, berbagai program yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan agar budaya Betawi mampu bersaing dan sejajar dengan budaya lain.
“Pengenalan budaya Betawi kepada generasi Z dan generasi Alpha menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan identitas budaya Jakarta,” ungkapnya.
Riano mengapresiasi rencana terobosan Pemprov DKI Jakarta, seperti pembangunan patung pahlawan nasional Mohammad Husni Thamrin dalam skala lebih besar, pembangunan gapura atau penanda masuk Jakarta dengan ornamen khas Betawi, serta kewajiban penggunaan ornamen Betawi di gedung pemerintahan.
“Penguatan kurikulum Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta (PLBJ) di sekolah juga menjadi langkah strategis. Jarang ditemukan pemimpin yang memiliki kepedulian sedalam ini terhadap masyarakat Betawi,” ucapnya.
Riano mengimbau seluruh warga Jakarta, khususnya masyarakat Betawi untuk turut mendukung dan mengawal pembangunan yang sedang berjalan.

