Prabowo juga menggarisbawahi kerukunan antar-pemimpin dan masyarakat adalah kunci utama kekuatan bangsa. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap memprioritaskan harmoni sosial di tengah perbedaan.
“Boleh kita bertanding, boleh kita bersaing, boleh kita berbeda, boleh kita berdebat, tapi di ujungnya, semua pemimpin Indonesia, semua pemimpin masyarakat harus rukun, harus menjaga persatuan dan kesatuan,” katanya.
Hal tersebut selaras dengan komitmen NU terhadap bangsa dan peran strategisnya dalam merawat harmoni sosial, toleransi, dan stabilitas bangsa. (far)
