Salah satu anggota tim pemandu bakat, Bambang Supriyanto, menegaskan pentingnya kesungguhan atlet dalam menjalani seluruh tahapan seleksi, khususnya tes psikologis.
“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, terdapat atlet yang secara teknis telah memenuhi ekspektasi, namun hasil tes psikologisnya belum optimal. Oleh karena itu, kami berharap seluruh atlet dapat mengikuti dan mengisi tes psikologis dengan sungguh-sungguh agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kesiapan mereka,” jelas Bambang.
Lebih lanjut, Bambang menilai kualitas atlet pada Seleknas PBSI 2026 secara umum berada pada level yang sangat baik dan sesuai dengan proyeksi tim pemandu bakat.
“Secara keseluruhan, kualitas atlet Seleknas PBSI 2026 sesuai dengan yang telah kami perkirakan. Terdapat beberapa atlet yang tampil di luar dugaan. Awalnya kami memproyeksikan atlet kelahiran 2008, namun sejumlah atlet kelahiran 2007 justru mampu menunjukkan performa yang sesuai dengan kriteria. Faktor kesiapan, kualitas persiapan, serta kemauan yang kuat menjadi pembeda, sehingga terdapat beberapa hasil di luar prediksi, termasuk gugurnya atlet unggulan di babak delapan besar,” tambahnya.
