IPOL.ID-Timnas eBasketball Indonesia menggelar evaluasi usai bersaing di Kualfiikasi eFIBA Season 4 Regional Asia. Pada ajang tersebut, perjalanan Pasukan Merah Putih ditutup dengan menempati posisi runner up di bawah Filipina.
“Hasil pertandingan di babak kualifikasi masih belum sesuai ekspektasi kami. Sebagai tim, kami merasa sudah melakukan usaha maksimal, mulai dari intensitas training yang kami tingkatkan 3 kali lipat di tahun ini, chemistry kuat yang kami bangun bersama-sama, serta latihan olah emosi dan mental. Tapi sepertinya effort tersebut masih belum cukup merobohkan tembok kokoh Filipina yang selalu menjadi jawara asia di EFIBA,” terang Ketua eSports DPP PERBASI Pasya Marta Putra.
“Kami merasa, usaha yang timnas lakukan sudah lebih dari cukup. Namun, usaha yang kami bangun dengan disiplin dan jerih payah dari awal mula pertandingan sampai akhir, harus runtuh lagi karena Filipina,”lanjutnya.
“Kami merasa permasalahannya bukan hanya dari skill dan mekanik saja, tapi dari ekosistem industri dan fundamental komunitas NBA2k yang kami rasa masih sangat kurang dioptimalkan untuk memperkuat kapabilitas timnas baik sebelum atau saat pertandingan. Baik itu kontribusi sebagai pemain lapangan, atau diluar lapangan (coach staff, atau analis pertandingan),” jelasnya.

