Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa pengemudi mobil sempat menyampaikan akan memanggil keluarganya untuk menyelesaikan persoalan tabrakan tersebut. Namun, setelah rombongan yang mengaku sebagai keluarga tiba di lokasi, keributan justru semakin memanas dan berujung dugaan penganiayaan terhadap pegawai ritel.
Akibat insiden itu, sejumlah pegawai dilaporkan mengalami luka-luka. Meski demikian, para korban memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena khawatir akan adanya serangan lanjutan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal. Namun, proses hukum belum berjalan karena belum adanya laporan resmi dari pihak korban.(Vinolla)
