Kondisi tersebut didukung oleh kebijakan sistem satu arah (one way) di ruas Tol Cipali menuju Jakarta yang membuat perjalanan relatif lancar.
“Setibanya di Jakarta, armada langsung kembali ke daerah untuk menjemput penumpang berikutnya,” tukasnya.
Guna menunjang mobilitas penumpang, layanan angkutan malam hari disiapkan oleh TransJakarta dengan total 15 armada.
Layanan tersebut meliputi rute Kampung Rambutan–Pulo Gebang, Kampung Rambutan–Harmoni, dan Kampung Rambutan–Blok M. Selain itu, armada Mikrotrans juga dioperasikan mulai pukul 24.00 hingga 05.00 WIB.
Dari sisi pengamanan, terminal dijaga oleh personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, Polsek Ciracas, TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.
“Pengamanan ini untuk memberikan rasa aman bagi penumpang, khususnya yang tiba pada dini hari hingga pagi hari,” terangnya.
Selain itu, fasilitas kesehatan juga disiagakan melalui posko kesehatan yang melibatkan tim medis dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Puskesmas Jakarta Timur, lengkap dengan ambulans gawat darurat untuk mengantisipasi kondisi darurat penumpang.
