IPOL.ID – Amerika Serikat (as) tengah menyelidiki laporan yang menyebutkan Rusia kemungkinan memberikan bantuan informasi intelijen kepada Iran mengenai posisi militer AS di Timur Tengah.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan Presiden Donald Trump telah mengetahui laporan tersebut dan pemerintah sedang memantau situasi secara serius.
Dalam wawancara dengan CBS News, Hegseth menyebut Washington “memantau semuanya” dan akan menghadapi aktivitas apa pun yang seharusnya tidak terjadi.
Pernyataan itu muncul setelah sejumlah laporan mengindikasikan kemungkinan keterlibatan Moskow dalam membantu Teheran dengan informasi intelijen selama konflik regional yang semakin memanas.
Sementara itu, pemerintah AS juga memperkuat dukungan militernya kepada Israel. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Sabtu menyetujui kemungkinan penjualan senjata darurat kepada Israel senilai sekitar USD151,8 juta.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan keputusan darurat ini diambil guna memastikan pengiriman segera amunisi, termasuk bom serbaguna BLU-110A/B, serta dukungan logistik untuk memperkuat keamanan sekutu utama mereka.
