Sementara itu, untuk BBM jenis solar, Indonesia saat ini sudah tidak lagi melakukan impor karena seluruh kebutuhan dapat diproduksi oleh kilang-kilang di dalam negeri.
Pemerintah juga memastikan cadangan BBM nasional berada pada tingkat aman. Saat ini, stok BBM tercatat setara dengan 23 hari kebutuhan nasional.
Bahlil menegaskan pemerintah terus menambah pasokan BBM, baik dari produksi dalam negeri maupun impor, tanpa menunggu stok turun hingga di bawah batas aman.
Dengan kondisi tersebut, ia memastikan kabar yang menyebut stok BBM akan habis dalam sekitar 20 hari tidak benar.
Pemerintah juga menjamin masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM maupun LPG.
“Kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM kita untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri aman, termasuk dengan LPG. Jadi tidak perlu ada keraguan sekalipun terjadi dinamika global,” ujar Bahlil.
Selain itu, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan meskipun harga minyak dunia mengalami fluktuasi.
