IPOL.ID-Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, mengatakan Pasukan Garda Revolusi Islam siap menangkap dan membunuh pasukan AS jika mereka betul-betul memasuki negara ini.
“Beberapa pejabat Amerika menyatakan mereka bermaksud memasuki wilayah Iran melalui jalur darat dengan beberapa ribu pasukan,” kata Ali, dikutip Al Jazeera, Kamis (5/3).
Dia lalu memperingatkan Washington konsekuensi jika tetap memaksa masuk Iran. Meski begitu, Larijani menegaskan negara ini siap dengan skenario apa pun.
Lebih lanjut, ia mengatakan putra-putri bangsa yang pernah dipimpin Ruhollah Khomenei dan Ali Khamenei ini bakal terus melanjutkan perjuangan melawan AS-Israel.
“Anak-anak Imam Khomeini dan Imam Khamenei yang gagah berani sedang menunggu kalian, siap mempermalukan para pejabat Amerika yang korup itu dengan membunuh dan menangkap ribuan orang,” ujar Larijani.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi turut menggemakan pernyataan Larijani. Menlu itu menegaskan Iran tak takut kemungkinan invasi AS.
“Tidak, kami sedang menunggu mereka,” kata Araghchi kepada NBC News.
