Araghchi lalu mengatakan serangan darat akan menjadi “bencana besar” bagi pasukan AS.
Komentar para pejabat Iran itu muncul usai Trump membuka kemungkinan pasukan darat masuk Iran.
“Saya tak merasa gugup soal pengerahan pasukan darat – seperti yang selalu dikatakan setiap presiden, ‘Tidak akan ada pasukan darat.’ Saya tidak mengatakannya,” kata Trump saat wawancara dengan New York Times awal pekan ini.
“Saya mengatakan ‘mungkin tidak membutuhkannya,’ [atau] ‘jika memang diperlukan’,” imbuh dia.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth juga mengulangi kemungkinan pengerahan pasukan ke Iran. Ia mengonfirmasi saat ini tidak ada pasukan AS di dalam Iran, tetapi tetap membuka opsi tersebut.
“Anda tidak perlu mengirimkan 200.000 orang ke sana dan tinggal selama 20 tahun,” kata Hegseth, dikutip Al Jazeera.
AS dan sekutu dekatnya Israel sedang terlibat perang dengan Iran sejak pekan lalu. Konflik ini bermula setelah Washington dan Tel Aviv menggempur negara Timur Tengah itu hingga menyebabkan Khamenei serta ribuan warga lainnya tewas. (bam)
