“Yang bersangkutan sudah meminta maaf. Kita mengambil hikmah bahwa setiap orang bisa berbuat salah dan khilaf,” katanya.
MUI juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih metode pengobatan alternatif, serta tetap menjunjung tinggi adab dalam penggunaan doa.
Sementara itu, Risal melalui video klarifikasi mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
“Saya memohon maaf atas video saya yang viral. Saya pribadi tidak akan mengulangi lagi,” ucapnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima praktik pengobatan alternatif, serta memastikan tidak bertentangan dengan nilai agama maupun norma yang berlaku.(Vinolla)

