“Bagi masyarakat pemudik, tentu saja setiap keluarga harus menyiapkan keluarganya masing-masing. Kendaraan harus di servis, BBM dan cadangannya lengkap. Peralatan keamanan, rem dan ban harus siap,” ujar Kepala BNPB dalam Program Teropong Bencana edisi Siaga Lebaran 2026, Sabtu (14/3).
Selanjutnya para pemudik diimbau untuk mengunduh aplikasi atau Platform InaRISK BNPB guna mengetahui potensi bencana di wilayah yang akan dilalui dan dituju. Selain itu, InaRISK BNPB juga memiliki menu khusus Peta Jalur Mudik Aman Bencana pada tautan inarisk.bnpb.go.id/jalurmudik2026/.
Hal ini sebagai salah satu upaya bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri dan waspada terkait ancaman bencana yang mungkin terjadi.
“Pemudik agar mendownload InaRISK, sehingga saat bergerak dari satu titik ke titik lain betul – betul siap,” jelas Suharyanto.
Lebih lanjut, Kepala BNPB Suharyanto mengungkap bahwa BNPB dan BPBD juga akan bersiaga di Posko Mudik Gabungan yang ada di daerah. Sehingga jika terjadi bencana, sudah bersiaga dan akan bergerak cepat ke lokasi dan para pemudik dapat beristirahat pada posko-posko tersebut.
