IPOL.ID – AS telah menyerang sekitar 2.000 target sejak dimulainya operasi militer melawan Iran, demikian dilaporkan Laksamana Brad Cooper, kepala Komando Pusat AS (CENTCOM).
“Kami telah menyerang hampir 2.000 target dengan lebih dari 2.000 amunisi. Kami telah sangat melemahkan pertahanan udara Iran dan menghancurkan ratusan rudal balistik, peluncur, dan drone Iran,” katanya dalam sebuah video yang dirilis di halaman X komando tersebut.
“Lebih dari 50.000 pasukan, 200 pesawat tempur, dua kapal induk, dan pesawat pengebom dari Amerika Serikat berpartisipasi dalam operasi ini,” tambah Cooper. Menurutnya, “kemampuan yang lebih besar sedang dalam perjalanan.”
AS juga telah menghancurkan 17 kapal Iran, termasuk sebuah kapal selam, tambah Cooper. “Sejauh ini, kami telah menghancurkan 17 kapal Iran, termasuk kapal selam Iran yang paling operasional yang sekarang memiliki lubang di lambungnya,” pungkas Cooper.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer skala besar terhadap Iran pada 28 Februari. Kota-kota besar Iran, termasuk Teheran, menjadi sasaran. Gedung Putih membenarkan serangan tersebut dengan alasan ancaman rudal dan nuklir dari Iran. Pada saat yang sama, pimpinan AS secara terbuka menyerukan rakyat Iran untuk bangkit melawan pemerintah mereka dan merebut kekuasaan.
