Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa dari total anggaran tersebut, sebesar Rp200 miliar dialokasikan untuk diskon transportasi. Sementara sekitar Rp12 triliun difokuskan untuk program bantuan sosial.
Stimulus ekonomi ini dijadwalkan berlangsung pada Februari hingga Maret 2026 sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya memperlancar arus mudik, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional pada awal tahun.(Vinolla)
