Dalam pengembangan industri militernya, Iran juga menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah negara besar. Hubungan pertahanan dengan Rusia dan China disebut memberi kontribusi pada pengembangan teknologi militer Iran, mulai dari sistem radar, drone tempur hingga pengembangan teknologi rudal.
Dukungan tersebut, ditambah kemampuan produksi domestik, membuat Iran diperkirakan memiliki lebih dari 3.000 rudal balistik dari berbagai tipe. Berikut 7 rudal utama Iran yang sering disebut analis militer sebagai ancaman serius bagi Israel maupun pasukan Amerika Serikat di kawasan:
- Shahab-3
Rudal balistik jarak menengah dengan jangkauan sekitar 1.300 km yang diyakini mampu menjangkau wilayah Israel dari Iran.
- Ghadr-110
Versi pengembangan dari Shahab-3 dengan jangkauan hingga 2.000 km dan tingkat akurasi lebih baik.
- Emad
Rudal balistik dengan sistem pemandu presisi serta jangkauan sekitar 1.700 km.
- Sejjil
Rudal berbahan bakar padat dengan kecepatan tinggi dan jangkauan sekitar 2.000 km, membuatnya lebih cepat diluncurkan dan sulit dicegat.
- Kheibar Shekan
Rudal generasi baru Iran dengan jangkauan sekitar 2.000 km yang diklaim dirancang untuk menembus sistem pertahanan udara modern.
- Khorramshahr-4
Sering disebut analis sebagai salah satu rudal paling mematikan Iran karena mampu membawa payload hingga sekitar 1,5 ton dengan jangkauan sekitar 2.000 km serta kecepatan mach-16
- Hoveyzeh Cruise Missile
Rudal jelajah dengan jarak tempuh sekitar 1.300 km yang mampu terbang rendah sehingga lebih sulit dideteksi radar.
