Sementara itu, portofolio green loans BRI tercatat sebesar Rp93,2 triliun yang disalurkan pada berbagai proyek berwawasan lingkungan, antara lain energi terbarukan, efisiensi energi, pencegahan dan pengendalian polusi, pengelolaan lahan berkelanjutan, transportasi hijau, eco-efficient product, green building, serta proyek berwawasan lingkungan lainnya, guna mendukung agenda transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif.
Dari sisi pendanaan, BRI juga aktif mengembangkan Sustainable Wholesale Funding, di mana pada akhir Desember 2025 tercatat sebesar Rp45,6 triliun. Komitmen BRI dalam mendorong agenda keberlanjutan sejalan dengan Asta Cita pemerintah yang menekankan penguatan penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya.
Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa prinsip keberlanjutan telah terintegrasi dalam arah strategis jangka panjang BRI sebagai fondasi penguatan model bisnis yang resilient. Orientasi tersebut menjadi pijakan perseroan untuk memastikan pertumbuhan berjalan selaras dengan agenda transisi menuju ekonomi rendah karbon sekaligus memperluas inklusi keuangan.
