Meski demikian, Imam melihat perkembangan yang positif dan menekankan pentingnya kesiapan internal atlet untuk naik ke level yang lebih tinggi.
“Progres Putri sudah baik, tetapi untuk menembus jajaran empat besar dunia tentu tidak mudah. Ia harus memahami kendala dalam dirinya, berani mengambil inisiatif, dan lebih percaya diri saat bertanding,” tambahnya.
Dari sektor ganda putra, Kepala Pelatih Ganda Putra Utama, Antonius Budi Ariantho, menilai penampilan Raymond/Joaquin pada debut mereka di All England 2026 sudah cukup baik dan memenuhi target.
“Secara permainan, mereka menunjukkan potensi yang positif. Namun masih ada beberapa evaluasi, terutama dari sisi non-teknis seperti komunikasi di lapangan, fokus, dan kemampuan menganalisa permainan lawan,” ujar Antonius.
Dari sisi teknis, ia menambahkan bahwa aspek pertahanan (defense) masih perlu diperkuat karena belum cukup aman. Selain itu, arah bola, termasuk saat menerima servis, masih relatif mudah diantisipasi oleh lawan.
“Ke depan, hal-hal ini akan menjadi fokus pembenahan agar permainan mereka bisa lebih solid dan kompetitif,” jelasnya.
