“Yang perlu ditingkatkan adalah konsistensi di momen-momen krusial. Dari situ biasanya menjadi pembeda antara menang dan kalah. Ini yang terus kami benahi bersama tim pelatih,” jelasnya.
Dari sektor tunggal putra, Kepala Pelatih Tunggal Putra Utama, Indra Wijaya, menilai performa Alwi Farhan menunjukkan perkembangan yang positif.
“Secara performa, Alwi tampil sangat baik di rangkaian turnamen ini. Di All England dia bisa mencapai babak delapan besar, lalu menjadi runner-up di Swiss Open ,” ujar Indra.
Indra menyoroti kemenangan Alwi di semifinal Swiss Open saat mengalahkan Li Shifeng, unggulan pertama asal China, sebagai salah satu pencapaian penting.
“Di semifinal, penampilan Alwi sangat baik, terutama saat mengalahkan Li Shifeng yang secara level permainan sudah berada di atas. Tapi di final, performanya tidak sebaik saat semifinal,” jelasnya.
Ia menilai faktor recovery yang kurang maksimal menjadi salah satu penyebab menurunnya performa Alwi di partai puncak.
“Dengan jadwal yang cukup padat, recovery menjadi sangat penting. Ini yang harus menjadi perhatian ke depan agar performa bisa tetap stabil,” tambah Indra.
