Starmer menekankan bahwa Inggris tidak akan terlibat perang yang lebih luas. Namun dia mengatakan Inggris sedang berdiskusi dengan AS dan sekutu di Eropa dan Teluk, soal kemungkinan menggunakan drone pemburu ranjau.
PM Belanda, Rob Jetten, mengatakan akan sangat sulit untuk meluncurkan misi yang sukses di sana dalam jangka pendek.
Lituania dan Estonia mengatakan negara-negara NATO harus mempertimbangkan permintaan bantuan AS, namun juga mengingatkan perlunya kejelasan lebih besar soal aspek dari setiap misi.
Sementara itu Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan Italia tidak terlibat dalam misi angkatan laut apa pun, yang dapat diperluas ke wilayah tersebut.
Namun, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengatakan Eropa harus tetap berpikiran terbuka dalam membantu memastikan kebebasan navigasi di selat tersebut, meskipun Eropa tak mendukung keputusan AS-Israel berperang dengan Iran.
Sebelumnya dalam sebuah wawancara, Presiden AS Donald Trump menyatakan meminta bantuan ke NATO dan China untuk membuka Selat Hormuz.
