Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Farizal. Dalam pernyataan resminya, pemerintah juga mengecam keras insiden tersebut, yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon Selatan.
“Indonesia mengecam keras insiden ini dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh serta transparan,” demikian pernyataan resmi Kemlu RI.
Pemerintah juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB sesuai hukum internasional. Serangan terhadap personel peacekeeper dinilai sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.
Saat ini, Indonesia tengah berkoordinasi dengan pihak UNIFIL untuk proses pemulangan jenazah ke tanah air serta memastikan prajurit yang terluka mendapatkan perawatan medis terbaik.
Kepergian Farizal menjadi pengingat akan risiko besar yang dihadapi pasukan perdamaian Indonesia di medan konflik. Dedikasi dan pengorbanannya menjadi bagian dari kontribusi nyata Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.(Vinolla)
