IPOL.ID – Otoritas Iran mengonfirmasi telah menyerang sebuah kapal tanker minyak di Selat Hormuz. Aksi ini dilakukan dengan alasan kapal tersebut melanggar perintah untuk tidak melintasi jalur strategis yang kini dinyatakan ditutup secara efektif oleh Teheran.
Laporan televisi pemerintah Iran menyebutkan bahwa tanker tersebut melakukan “upaya ilegal mencoba” untuk melewati selat tersebut.
Pusat Keamanan Maritim Oman melaporkan bahwa kapal yang menjadi sasaran adalah SKYLIGHT, sebuah tanker minyak berbendera Palau. Serangan terjadi di lima mil laut utara Pelabuhan Khasab, Kegubernuran Musandam.
“Seluruh 20 kru kapal, yang terdiri dari 15 warga negara India dan 5 warga negara Iran, telah dievakuasi,” tulis pernyataan resmi pusat keamanan tersebut dilansir Anadolu, Senin (2/3).
Dilaporkan empat orang mengalami luka-luka dalam insiden ini. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan kapal berada di ambang tenggelam dengan kepulan asap hitam yang membubung tinggi.
Serangan terhadap kapal tanker ini merupakan aksi balasan setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan besar-besaran ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2).
