IPOL.ID – Iran secara tegas menolak tekanan diplomatik Amerika Serikat untuk mengakhiri konfrontasi militer dengan syarat yang didikte oleh Washington. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan Teheran hanya akan menghentikan perang sesuai dengan ketetapan dan jadwal yang mereka tentukan sendiri.
Ia menegaskan, negaranya tak ingin sekadar menghentikan konflik, tetapi memastikan tidak akan ada lagi perang.
“Tentu saja, kami menginginkan penghentian perang dengan syarat-syarat kami sendiri, dan dengan cara bahwa itu (perang) tidak akan terulang lagi di sini,” ujar Araghchi dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (26/3).
Araghchi membantah klaim Gedung Putih yang menyebutkan adanya pembicaraan produktif antara kedua belah pihak. Ia menegaskan bahwa saat ini kebijakan utama Iran adalah melanjutkan perlawanan.
“Saat ini, kebijakan kita adalah melanjutkan perlawanan,” kata Araghchi. “Kita tidak berniat untuk bernegosiasi–sejauh ini, belum ada negosiasi yang terjadi, dan saya percaya posisi kita sepenuhnya berprinsip,” katanya.
