“Kami mungkin tidak terlihat, tapi kami adalah bagian dari kebahagiaan masyarakat. Saat listrik tetap andal dan ibadah berjalan tenang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Riki yang keterangannya dikutip, Sabtu (28/3/2026).
Rasa rindu pada keluarga tentu tak terhindarkan. Namun bagi Riki, tugas yang ia emban memiliki makna lebih besar.
“Pasti ada rasa sedih tidak bisa berkumpul. Tapi saya selalu berpikir, kalau saya tidak di sini, siapa yang memastikan listrik tetap menyala untuk masyarakat? Mereka (keluarga) selalu bilang, ‘Kerjakan tugas dengan baik, kami bangga!’ Itu yang membuat saya tetap kuat,” tuturnya.
Dedikasi yang sama juga ditunjukkan Zahro Ardhillah (26), srikandi PLN asal Pacitan, Jawa Timur yang telah tiga tahun mengabdi di PLN dan kini bertugas di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jayapura Kota, Papua. Bersama personel yang bersiaga, ia dan rekan-rekannya menjaga keandalan listrik di masjid-masjid utama Jayapura, agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk saat momen Idulfitri.
