KCIC juga memproyeksikan peningkatan volume penumpang kembali akan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026, seiring berakhirnya masa posko Angkutan Lebaran serta menjelang dimulainya kembali aktivitas sekolah pada 30 Maret 2026.
Secara kumulatif, jumlah penumpang Whoosh selama masa Angkutan Lebaran periode 13 hingga 30 Maret 2026 telah mencapai sekitar 220 ribu penumpang dan diperkirakan akan terus meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.
KCIC mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui seluruh kanal penjualan resmi Whoosh, baik secara online maupun offline, guna memastikan ketersediaan tiket sesuai jadwal yang diinginkan.
“Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap layanan Whoosh menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang andal dan berkualitas. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat dan selamat menikmati momen liburan bersama keluarga,” ucap Eva.
Penumpang juga diimbau untuk memanfaatkan layanan KA Feeder dari Bandung menuju Stasiun Padalarang sebagai pilihan akses yang terintegrasi dan tepat waktu menuju Whoosh. Dengan menggunakan KA Feeder, perjalanan menjadi lebih praktis karena terhubung langsung dengan jadwal keberangkatan Whoosh, sehingga dapat menghindari potensi keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas di jalan tol, khususnya pada periode arus balik Lebaran. (bam)
