Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa konsep potluck sengaja diusung untuk membangun kebersamaan yang lebih kuat di antara anggota.
Menurut Kesit, ide tersebut disambut dengan antusias oleh para anggota, yang kemudian berkontribusi membawa berbagai hidangan dari rumah masing-masing. Hasilnya, tak kurang dari 50 jenis makanan tersaji dan dinikmati bersama dalam suasana penuh keakraban.
“Dari bakso, lupis, tahu krispi, risol, somai, puding, singkong rebus, hingga buah-buahan dan masih banyak lagi. Ini bukan sekadar makanan, tapi simbol kebersamaan dan gotong royong kita,” ujarnya.
Antusiasme tinggi membuat ruang pertemuan dipenuhi peserta hingga terasa sesak. Namun kondisi itu justru mencerminkan kuatnya solidaritas dan semangat kekeluargaan di lingkungan PWI Jaya.
Ketua panitia, Tb Adhi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan partisipasi semua pihak. Tanpa dukungan anggota, acara ini tidak akan semeriah dan sehangat ini,” ujarnya.
