Terpisah, Kapolsek Sumoroto Kompol Kusbintoro menyebut hingga kini belum ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain. Dugaan sementara, aktivitas peracikan dilakukan atas inisiatif pribadi. Meski begitu, penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan tidak ada unsur pidana lain.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya petasan rakitan, terutama yang dibuat tanpa standar keamanan. Aparat meminta peran aktif masyarakat untuk mencegah tradisi berisiko tersebut agar tidak kembali menelan korban.(Vinolla)
