Akibatnya, aktivitas masyarakat yang biasanya menggunakan jalur tersebut untuk mobilitas antar kecamatan terpaksa terhenti sementara waktu. Jalan Kali Ireng sendiri dikenal sebagai salah satu akses penting bagi warga untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun distribusi hasil pertanian dari kawasan dataran tinggi Banjarnegara.
Sejumlah warga juga terlihat memantau kondisi di lokasi longsor dari jarak aman sambil menunggu proses penanganan. Hingga kini, masyarakat diminta untuk tidak memaksakan diri melintasi jalur tersebut karena berisiko membahayakan keselamatan.
Pihak terkait bersama warga setempat dilaporkan tengah berupaya melakukan penanganan awal dengan membersihkan sebagian material longsor. Namun, proses pembersihan diperkirakan membutuhkan waktu karena volume tanah yang menutup jalan cukup besar.
Selain itu, petugas juga perlu memastikan stabilitas tanah di sekitar lokasi sebelum alat berat diterjunkan untuk membuka kembali akses jalan.
Banjarnegara sendiri merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah yang rawan bencana longsor, terutama saat musim hujan. Kondisi geografis berupa perbukitan dengan kontur tanah yang labil membuat wilayah ini kerap mengalami longsor ketika curah hujan tinggi.
