“Jika Iran gagal menerima realitas situasi saat ini, jika mereka gagal paham sudah kalah oleh militer, Presiden Trump akan memastikan mereka diserang lebih keras dari yang mereka alami sebelumnya,” kata Leavitt.
Lebih lanjut, Jubir Gedung Putih itu mengatakan upaya negosiasi dengan Iran sedang berlangsung.
“Pembicaraan terus berlanjut. Pembicaraan tersebut produktif, seperti yang dikatakan presiden pada hari Senin, dan akan terus berlanjut,” ungkap Leavitt.
Komentar Menlu Iran dan Leavitt muncul saat sejumlah negara menawarkan diri menjadi mediator seperti Pakistan, Turki, hingga Mesir.
AS-Israel menggempur Iran habis-habisan sejak Februari 2025.Operasi mereka menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan keluarga.
Iran tak tinggal diam. Mereka membalas serangan ke Israel dan aset militer AS di negara-negara teluk. (bam)
